top of page
Search

Wakil Rakyat

  • jitukreasindo
  • Dec 15, 2015
  • 2 min read

Di sebuah Sekolah Dasar sedang diterapkan sebuah mata pelajaran baru, yaitu PMWR alias Pelajaran Mengenal Wakil Rakyat. Kemudian si Guru memulainya dengan memberikan beberapa pertanyaan pada murid-muridnya. Guru : "Bupati dan Wakil Bupati, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?" Murid: "Bupati, Bu!!!" Guru : "Gubernur dan Wakil Gubernur, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?" Murid: "Gubernur, Bu!!" Guru : "Presiden dan Wakil Presien, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?" Murid: "Presiden, Bu!!" Guru : "Rakyat dan Wakil Rakyat, manakah yang lebih tinggi dan harus dihormati?" Murid: "Seharusnya sih Rakyat, Bu!!" Guru : "Kok, pakai seharusnya?" Murid: "Karena sekarang malah terbalik Bu guru." Guru : "Bagus, terus tanda supaya kita kenal sama Wakil Rakyat kita bagaimana?" Murid: "Yang pasti mereka suka warna abu-abu." Guru : "Betul, terus apalagi?" Murid: "Suka konspirasi politik" Guru : "Demi apa?" Murid: "Kepentingan, Bu!!" Guru : "Tepat sekali, sering muncul dimana mereka?" Murid: "Di televisi, Bu!" Guru : "Karena apa?" Murid: "Karena skandal dan kasus, Bu!!" Guru : "Aduh, anak murid Ibu pinter-pinter, terus ciri Wakil Rakyat apalagi?" Murid: "Pasti sering mendadak tajir, Bu!!" Guru : "Darimana, kok bisa gitu?" Murid: "Diam-diam kan nyolong, Bu. Kalau nggak ya dapat hibah gono-gini gak jelas." Murid: "Dari yang pengin diuntungkan." Guru : "Terus kan Wakil Rakyat sering mengadakan sidang, berapa tahun sekali?" Murid: "Setiap hari, Bu!!" Guru : "Kok bisa, alasannya?" Murid: "Kan biar dapat tunjangan dan komisi rapat." Guru : "Biasanya yang dibahas apa?" Murid: "Nggak ada Bu, masuk telinga kiri keluar telinga kanan." Guru : "Jadi Rakyat dengan Wakil Rakyat, yang mana bosnya?" Murid: "Ya, semestinya Rakyat dong, Bu!!" Guru : "Kenapa semestinya?" Murid: "Karena aneh, Bu!" Guru : "Aneh kenapa?" Murid: "Masak bos kekurangan beras di rumahnya, Bu! Sedangkan Wakilnya malah asik impor beras. Nimbun juga bisa kali, Bu." Guru : "Bagus-bagus, ternyata sebelum diajari kalian sudah banyak tahu tentang Wakil Rakyat ya." Murid: "Iya dong Bu, kan sudah jadi bukan rahasia lagi. Rakyat sudah banyak yang tahu, Bu." Guru : "Sudah banyak yang tahu mengapa asik ongkang-ongkang kaki di Parlemen?" Murid: "Kan,nggak tahu malu, Bu." Sumber: ketawa.com


 
 
 

Recent Posts

See All
Recent Posts
Archive

© 2015 by Purwanto. Proudly created with G-TWO (0813.1166.7522)

bottom of page